Pesan yang bagus dari Dedy Mizwar untuk Pak SBY
Bangkit itu malu..
malu menjadi benalu..
Bangkit itu malu
malu menjadi ragu-ragu
Pesan yang bagus dari Dedy Mizwar untuk Pak SBY
Bangkit itu malu..
malu menjadi benalu..
Bangkit itu malu
malu menjadi ragu-ragu
Categories: Uncategorized
Inilah beberapa contoh keragu-raguan
1. Ragu-ragu IPDN berakibat semakin bertambahnya kejadian kriminal yang bukan saja mengagetkan secara hukum dan etika pendidikan, tetapi juga memalukan sebagai sekolah calon pemimpin bangsa.
2. Ragu-ragu menetapkan pemenang Pilkada Maluku, sehingga biaya lobby kedua calon menjadi terlalu mahal dan akibatnya kekalahan bagi pihak manapun sulit diterima. (more…)
Categories: Celoteh
Tagged: BBM, IPDN, Pilkada Maluku, Ragu ragu
Categories: Uncategorized
Kutipan dari email berantai…yang layak disampaikan ke khalayak, untuk mengetahui logika berpikir yang meyakini kenaikan BBM dapat menurunkan angka kemiskinan.
Kayak yang dibilang LPEM bahkan sampe 14% lebih analisanya sbb :
Harga BBM naek – tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi jalan kaki.. trus dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber setoran soalnye BBMnya naek) trus mati. (more…)
Categories: Celoteh
Tagged: akademis, BBM, LPEM, rakyat miskin
Saya bermimpi, para tokoh masyarakat berkumpul di Gedung Joang. Ada Franz Magnis Suseno, ada Muslim Abdurrahman, ada Franky Sahilatua, ada Din Syamsudin, ada Buya Maarif, ada Garin Nugroho, ada Gadis Arivia, ada Gus Dur, ada Habib Rizieq, ada Patra M Zen, ada Munarman, ada Todung Mulya Lubis, ada Amien Rais, Ada Sultan HB X, ada Wiranto, ada Prabowo, ada Sutrisno Bachir, dan ratusan tokoh lain yang namanya sering menghias media massa (more…)
Categories: Celoteh
Tagged: Amien rais, Gedung Joang, kemakmuran rakyat
Ini cerita terkait gerakan cinta rupiah, ketika Indonesia dihantam badai krisis moneter 1997. dengan dimotori oleh Mbak Tutut waktu itu digalakkan gerakan cinta rupiah.
Para pejabat, artis beramai-ramai menukarkan tabungan valuta asing yang mereka miliki, untuk ditukar ke rupiah. Gerakan ini menjadi pemeberitaan di media massa.
Sebuah media kemudian mewawancarai masyarakat pinggiran jakarta, tentang gerakan cinta rupiah ini.
” Mas, mas…sebagai rakyat Indonesia kami ini bener-bener merasa tidak dihargai…., kenapa para pejabat sampai mengeluarkan gagasan gerakan cinta rupiah “
” sakit sekali rasanya hati ini, yang tidak pernah dipercayai…”
” dari dulu kami ini sangat cinta rupiah, hanya rupiahnya tidak pernah mau mencintai kami …”
Categories: Uncategorized
Ada konsep yang terbalik-balik menurut saya terhadap langkah Sutrisno Bachir, terhadap apa yang dia suarakan dan apa yang dia jalankan.
Dalam sejarah reklame ruang terbuka di Ibukota – minimal sejak tahun 1993 saya di jakarta -baru Sutrisno Bachirlah seseorang yang berani mengiklankan dirinya secara massif. Hampir di semua jalur utama terpampang Foto SB dengan semboyan yang lantang “Hidup adalah perbuatan ” (more…)
Categories: Celoteh
Tagged: iklan politik, nusantara, Sutrisno Bachir
Penangkapan anggota DPR oleh KPK mengingatkan saya akan tulisan Jaya Suprana tentang hubungan DPR dan Siswa Taman Kanak Kanak di Kompas beberapa tahun lalu. Waktu itu banyak anggota DPR merasa tersinggung dengan komentar Gus Dur yang mengatakan bahwa anggota DPR seperti siswa TK.
Menurut Jaya Suprana seharusnya siswa TK lah yang lebih pantas protes kepada Gus Dur, karena disamakan dengan anggota DPR. Sebagai manusia yang masih polos dan jujur, tentu mereka tidak mau disamakan dengan anggota DPR yang penuh kepura-puraan, dan sering tidak jujur..
Categories: Uncategorized